get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Bongkar Motif Kebakaran Gudang Rokok di Malang, Lima Orang Jadi Tersangka

Pemkot Malang Usulkan Rute Baru TransJatim Lewat Soekarno-Hatta, Ini Alasannya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:12 WIB
header img
Pemkot Malang usulkan rute TransJatim Suhat, jawab mobilitas tinggi warga. (Foto: iNews Malang/Istimewa)

KOTA MALANG, iNewsMalang.id – Pemerintah Kota Malang mendorong penambahan rute bus TransJatim yang melintasi Jalan Soekarno-Hatta (Suhat). Usulan ini muncul karena kawasan tersebut belum terlayani angkutan massal, padahal menjadi pusat aktivitas harian warga.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut, tingginya mobilitas di koridor Suhat menjadi alasan utama pengajuan rute baru. Area tersebut dipadati kampus, perkantoran, hingga pusat hiburan yang setiap hari menarik arus perjalanan masyarakat.

“Sejumlah jalan belum dilalui TransJatim, seperti Soekarno-Hatta,” ujar orang nomor satu di Kota Malang itu, Sabtu (2/5/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan transportasi umum di kawasan itu cukup besar. Selama ini, mahasiswa dan pekerja masih banyak mengandalkan kendaraan pribadi untuk beraktivitas. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien dan berpotensi menambah kepadatan lalu lintas.

Pemkot Malang telah menyampaikan usulan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pembahasan pengembangan TransJatim di wilayah Malang Raya. Selain rute, penentuan lokasi halte juga menjadi perhatian agar tidak memicu kemacetan baru.

“Beberapa lokasi masih kami pilih agar tidak menimbulkan kemacetan,” katanya.

Saat ini, layanan TransJatim di Malang Raya baru beroperasi pada satu koridor sepanjang sekitar 52 kilometer. Jalur tersebut menghubungkan Terminal Hamid Rusdi, Terminal Landungsari, hingga Terminal Batu.

Di dalam Kota Malang, bus TransJatim telah melayani sejumlah titik strategis seperti Kayutangan, Stasiun Malang, Terminal Madyopuro, Jalan Dinoyo, dan Jalan Veteran.

Wahyu mengungkapkan, tingkat keterisian penumpang atau load factor TransJatim di Malang Raya mencapai sekitar 61 persen per hari.

Angka ini menunjukkan minat masyarakat terhadap transportasi massal terus meningkat. “Kalau dilihat setiap lewat memang hampir selalu penuh,” pungkasnya.

Meski demikian, realisasi penambahan rute tetap menunggu keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mengingat pengelolaan TransJatim berada di level lintas daerah di kawasan Malang Raya.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut