get app
inews
Aa Text
Read Next : Tren Rumah Pas Sewa di Kota Malang Menurun, Usaha Sekitar Kampus Ikut Terdampak

Polisi Buru Dua Terduga Pelaku Penusukan Satpam Perumahan di Kota Malang

Senin, 11 Mei 2026 | 21:38 WIB
header img
Ilustrasi. (Foto: iNews Malang/Dok.)

KOTA MALANG, iNewsMalang.id - Satreskrim Polresta Malang Kota masih memburu pelaku penusukan terhadap petugas keamanan perumahan di Kota Malang. Polisi menduga aksi itu berkaitan dengan pencurian material bangunan yang terjadi sebelum korban ditusuk.

Korban diketahui bernama Mat Suhadi alias Pak Min. Ia dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) pada Minggu pagi (10/5/2026) setelah menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk di bagian perut.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmat Aji Prabowo mengatakan, identitas pelaku sebenarnya sudah diketahui. Namun, saat petugas mendatangi alamat yang bersangkutan, pelaku tidak berada di lokasi.

“Pelaku saat ini sudah diketahui identitas, namun saat kita datangi alamatnya, pelaku tidak ada di tempat. Saat ini sedang kita lakukan penyelidikan,” ujar Rahmat, Senin (11/5/2026).

Peristiwa penusukan terjadi pada Sabtu malam (9/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di dekat Jembatan Amprong. Saat itu, korban memergoki pelaku yang diduga sedang membenahi ikatan barang curian berupa kusen jendela kantor pemasaran.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, warga sebelumnya menaruh curiga terhadap seseorang yang membawa barang pada malam hari. Informasi itu kemudian disampaikan kepada korban yang sedang berjaga di kawasan perumahan.

Korban lalu mendatangi terduga pelaku yang berada di bawah flyover. Dari situ terjadi cekcok hingga berujung penusukan.

“Warga curiga pelaku membawa barang pada malam hari. Kecurigaan itu lalu dilaporkan kepada korban yang sedang berjaga di perumahan,” jelas Rahmat.

Menurut informasi yang dihimpun, korban sempat melakukan perlawanan menggunakan senter saat berusaha menghentikan pelaku. Namun, pelaku membalas dengan senjata tajam yang mengenai perut kanan korban serta memukul bagian kepala korban.

Usai kejadian, korban masih berusaha mencari pertolongan dengan mendatangi rumah keponakannya di Jalan Santoso. Korban kemudian dilarikan ke RSSA untuk menjalani operasi.

Namun nyawa Pak Min tidak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB setelah menjalani tindakan operasi.

Polisi juga telah mengamankan informasi awal terkait barang yang diduga dicuri dari kawasan perumahan. Kasus pencurian tersebut tercatat dalam laporan di Polsek Kedungkandang.

“Dari hasil penyelidikan sementara, warga curiga karena pelaku membawa barang pada malam hari. Kecurigaan itu lalu dilaporkan kepada korban yang sedang berjaga di perumahan,” jelas Rahmat.

Rahmat menambahkan, korban sempat menegur pelaku sebelum keduanya terlibat adu mulut. Situasi itu kemudian berakhir dengan aksi penusukan terhadap korban.

“Pelaku diduga dua orang. Namun, kami masih mendalami apakah mereka bagian dari sindikat atau pelaku biasa,” tegas Rahmat.

Meski identitas pelaku sudah dikantongi, polisi belum membuka detailnya kepada publik. Langkah itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan lanjutan.

“Identitas pelaku belum bisa kami sampaikan karena pelakunya masih belum tertangkap. Kami juga masih memastikan keterlibatannya lewat pemeriksaan nanti,” pungkasnya.

Editor : Ryan Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut