Dewa United Tak Harus Kuasai Bola untuk Menang, Arema FC Wajib Waspadai Jebakan Ini
Pergantian pelatih dari Marcos Santos kepada caretaker Andre Caldas Costa juga membuat laga melawan Dewa United menjadi ujian tersendiri.
Arema tak cukup hanya tampil dominan. Penguasaan bola harus dibarengi keberanian menekan pertahanan lawan dan menciptakan peluang.
Percuma unggul statistik apabila bola hanya berputar di lini tengah atau pertahanan sendiri. Apalagi, Dewa United sudah memperlihatkan kemampuan menghukum lawan tanpa harus menguasai jalannya pertandingan.
Ancaman lain datang dari transisi permainan. Ketika Arema terlalu asyik menyerang, ruang kosong di belakang bisa menjadi celah yang dimanfaatkan pemain Dewa United.
Karena itu, keseimbangan antarlini menjadi salah satu kunci. Pemain belakang tidak boleh kehilangan konsentrasi ketika rekan-rekannya membangun serangan.
Editor: Ryan Haryanto