“Karena Piala Presiden harus menghadirkan tontonan yang berkelas, kami membagi grup dengan komposisi terbaik,” katanya.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai daftar peserta tahun ini lebih kompetitif. Klub-klub yang dipilih dinilai memiliki prestasi dan sejarah kuat, ditambah kehadiran wakil Asia Tenggara yang membuat persaingan semakin ketat.
“Klub-klub Indonesia yang legendaris, mampukah mempertahankan marwah dengan merebut gelar juara dari juara bertahan Port FC? Persaingan pasti akan sangat kompetitif,” ujarnya.
Persib tampil sebagai juara Liga 1. Persebaya mendapat tempat bertepatan dengan perayaan 100 tahun klub. Arema dipilih sebagai pemilik gelar Piala Presiden terbanyak. Sedangkan Persija Jakarta dan PSMS Medan mewakili klub-klub dengan sejarah panjang di sepak bola nasional.
Erick juga tak melihat jadwal Piala Presiden yang berdekatan dengan Piala AFF sebagai masalah. Menurut dia, turnamen pramusim justru menjadi bekal ideal bagi klub sebelum Liga 1 bergulir, sementara Timnas tetap memiliki waktu untuk menggelar pemusatan latihan.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
