Unggul Penguasaan Bola, Arema FC Malah Keok 1-3 dari Garudayaksa FC, Ini 5 Biang Keroknya

Afifuddin Muhammad
Pemain Arema FC berebut bola dengan pemain Garudayaksa FC dalam laga Super League 2026-2027. (Foto: iNews Malang/@aremafcofficial)

Konsentrasi dan organisasi pertahanan menjadi pekerjaan rumah. Terutama ketika lawan meningkatkan tekanan.

Antisipasi Bola Mati Jadi Sorotan

Koordinasi lini belakang Arema FC juga perlu dievaluasi. Terutama saat menghadapi situasi bola mati.

Penjagaan pemain, komunikasi, hingga antisipasi bola kedua harus berjalan lebih disiplin. Sedikit kelengahan bisa membuka peluang bagi lawan.

Namun, tanpa rekaman detail proses gol, situasi bola mati belum bisa dipastikan sebagai penyebab langsung kebobolan.

Banyak Menyerang, Minim Ancaman

Persoalan lain muncul di lini depan. Arema FC melepaskan 11 tembakan sepanjang pertandingan. Namun, hanya lima yang tepat sasaran.

Editor : Ryan Haryanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network