Jarot berharap kerja sama dengan UB menghasilkan kajian yang bisa langsung diterapkan. Bukan sekadar diskusi atau pertukaran gagasan.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi berlanjut menjadi penelitian dan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan lahan,” ujarnya.
Sejumlah kajian disiapkan dalam kerja sama tersebut. Di antaranya pengujian kondisi tanah (soil test), analisis ekosistem ekonomi, hingga penilaian kesesuaian lahan berdasarkan karakteristik wilayah.
Hasil penelitian itu nantinya menjadi bahan pertimbangan Badan Bank Tanah dalam menentukan pemanfaatan lahan. Dengan begitu, pengelolaan tanah diharapkan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kerja sama tersebut juga membuka ruang keterlibatan akademisi lintas disiplin ilmu. Badan Bank Tanah bahkan telah melibatkan sejumlah perguruan tinggi lain di Jawa Timur melalui sosialisasi dan diskusi daring.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
