Warisi Utang Ratusan Juta, Pria di Malang ini Sulap Rumput Desa Jadi Industri Hijau Nasional
Keberhasilan itu tidak dinikmati Bagus seorang diri. Baginya, usaha harus membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kini, sedikitnya 70 hingga 100 warga desa terlibat aktif dalam usaha tersebut. Mulai dari ibu-ibu yang menangani penanaman pada pagi dan sore hari, pekerja panen dengan sistem borongan, hingga sopir armada pengiriman.
Lahan-lahan kosong di depan, samping, dan belakang rumah warga yang dahulu terbengkalai kini berubah menjadi hamparan rumput produktif.
Lulusan Manajemen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu menyebut ada tiga prinsip sederhana yang selalu dipegangnya dalam menjalankan usaha.
“Modal pedagang itu cuma tiga: bersabar, komitmen, dan jujur. Kalau pembeli pesan 100 meter, kirim pas 100 meter, jangan dikurangi. Biar untung sedikit, yang penting hasilnya barokah,” pungkasnya.
Editor : Ryan Haryanto