Warisi Utang Ratusan Juta, Pria di Malang ini Sulap Rumput Desa Jadi Industri Hijau Nasional
Video-video sederhana yang diunggahnya perlahan menarik perhatian publik hingga akhirnya viral pada 2022. Dari titik itulah usaha keluarga kembali bangkit. Bahkan, utang ratusan juta rupiah berhasil dilunasi sebelum ia menggenggam ijazah sarjana.
Di tangan Bagus, usaha ini tak lagi sekadar menampung rumput liar, tetapi berkembang menjadi budidaya profesional. Empat jenis rumput unggulan kini rutin dipanen dari ladang-ladang warga.
Siklus panennya pun tergolong cepat. Jika tebu membutuhkan waktu sekitar satu tahun dan jagung hanya bisa dipanen tiga kali dalam setahun, rumput taman sudah siap dipanen hanya dalam waktu 28 hari hingga satu bulan.
“Setiap hari pengeluaran rumput dari desa ini minimal 2.000 meter persegi. Pengirimannya sudah meluas dari Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga memasok kebutuhan lanskap Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelasnya.
Editor : Ryan Haryanto