Menurut Courtney, karya animator Indonesia berpeluang menjangkau pasar Amerika Serikat maupun negara lain. Salah satu jalurnya melalui festival film dan platform digital.
“Malang sudah terkenal sebagai kota kreatif. Kami memiliki banyak mitra di sini. Saya pikir IP dari kreator Indonesia bisa masuk ke pasar Amerika Serikat dan seluruh dunia melalui festival film maupun dunia daring,” kata Courtney, Senin (19/10/2026) petang.
Dia menambahkan, kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat di sektor industri kreatif tidak hanya dilakukan melalui pelatihan. Kesempatan juga terbuka melalui program pendidikan dan pertukaran profesional.
Salah satunya Global Media Makers yang telah memiliki sejumlah alumni. Selain itu, terdapat International Visitor Leadership Program (IVLP) yang dapat menjadi sarana memperluas jejaring profesional.
“Kami memiliki program pertukaran Global Media Makers yang sudah menghasilkan banyak alumni. Ada juga International Visitor Leadership Program,” pungkasnya.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
