Menurut dia, tantangan budi daya anggur semakin kompleks. Salah satunya akibat perubahan iklim yang turut memengaruhi kondisi tanaman.
Karena itu, pertukaran pengalaman antaranggota menjadi bagian penting dalam meningkatkan keberhasilan budi daya.
Berbagai varietas anggur kini dikembangkan anggota Kopling. Selain mempertahankan varietas lokal Prabu Bestari, mereka membudidayakan Jupiter, Goz-V, Transfigurasi, Jubile, hingga Everest.
Penanamannya pun beragam. Ada yang langsung di lahan, ada pula yang menggunakan sistem tanaman buah dalam pot atau tabulampot.
Untuk memperkuat kegiatan anggota, Kopling juga menyiapkan pembentukan 10 gerai stock point. Rinciannya, lima gerai di Kabupaten Probolinggo dan lima lainnya di Kota Probolinggo.
Editor : Ryan Haryanto
Artikel Terkait
