Skenario Indonesia Keluar AFF, Ini Negara Sukses Pindah Federasi

Andriyanto Wisnuwidodo
.
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:23 WIB
Timnas Indonesia (Foto: IG PSSI)

Jakarta, iNewsMalang.id- Rencana Indonesia untuk keluar dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara ( AFF ) untuk bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia Timur ( EAFF) semakin terdengar serius. Diberitakan sebelumnya, Indonesia melalui Sekjen PSSI, Yunus Nusi telah menjalin komunikasi dengan pihak EAFF. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia bisa saja beralih konfederasi dan meninggalkan AFF.

Wacana ini tentunya buntut dari kontroversi salah satu pertandingan di turnamen Piala AFF U-19 2022. Khususnya, laga antara Vietnam U-19 vs Thailand U-19 di laga terakhir Grup A berakhir dengan imbang 1-1. Diduga, pada laga tersebut ada main mata antara kedua tim atau biasa dikenal dengan sebutan sepak bola gajah.

Sehingga, dengan hasil imbang 1-1 itu membuat Timnas Indonesia U-19 gagal melangkah ke semifinal setelah finis di posisi ketiga, kalah head to head dengan Vietnam U-19 dan Thailand U-19. Sehingga, PSSI menuntut keadilan kepada AFF dengan melayangkan surat protes beberapa waktu lalu.

Sayangnya, tuntutan PSSI itu diabaikan oleh AFF hingga saat ini. Oleh karena itu, muncul lah wacana Indonesia akan pindah ke EAFF. Sementara itu, EAFF sendiri memiliki dua nama negara besar di sepak bola Asia, Jepang dan Korea Selatan. Selain kedua negara ini, juga beranggotakan negara-negara lain seperti Hong Kong, Mongolia, Korea Utara, Taiwan, Guam, Makau dan Kepulauan Mariana Utara.

Dengan begitu, Indonesia berpeluang angkat koper dari AFF dan menjadi bagian dari anggota konfederasi sepak bola sub-regional, dalam hal ini EAFF. Di mana, EAFF termasuk ke dalam konfederasi sepak bola sub-konfederasi, dan merupakan badan yang menaungi asosiasi sepak bola negara-negara di bawah konfederasi benua, khusus Benua Asia. Adapun, sedikitnya terdapat tiga negara yang pernah pindah konfederasi sepak bola sub-regional. Di antaranya yaitu:

1. Iran

Sebelumnya, Iran bersama Irak, Yordania, Lebanon, dan Suriah membentuk sub-konfederasi sepak bola Asia Barat (WAFF). Akan tetapi, Iran keluar dari WAFF dan memilih bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFF) pada 2015 hingga saat ini.

Padahal, Konfederasi Sepak Bola Iran (FFIF) terbentuk sejak 1920. Mereka pun terdaftar sebagai bagian dari FIFA pada 1948 dan bergabung dengan AFC pada 1954.

2. Afghanistan

Afghanistan sebelumnya terdaftar menjadi anggota Konfederasi Sepak Bola Asia Selatan (SAFF) pada 2005. Akan tetapi, mereka menyatakan keluar dan memilih bergabung ke Konfederasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFF) pada 2015 hingga saat ini. Meskipun, Konfederasi Sepak Bola Afghanistan (AFF) sudah terbentuk sejak 1922. Namun, mereka baru menjadi anggota FIFA pada 1948 dan bergabung ke AFC pada 1954.

 

3. Mauritania

Federasi Sepak Bola Mauritania (FFRIM) bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) pada 1974. Mereka pun menjadi anggota sub-konfederasi Afrika Barat (WAFF) pada 1975. Namun, Mauritania bergabung dengan Asosiasi Sepak Bola Persatuan Arab (UAFA) pada 1989 yang didominasi negara-negara Asia. Meski begitu, Mauritania tidak melepas keanggotaan di WAFF hingga saat ini.

Adapun, FFRIM sendiri dibentuk sejak 1961. Mereka kemudian terafiliasi dengan FIFA sembilan tahun kemudian pada 1970. Lantas, dengan perpindahan Konfederasi Sepak Bola dari ketiga negara ini bisa dicontoh oleh Indonesia untuk pindah ke EAFF? Menarik untuk dinantikan.

(aww)

 

Editor : Arif Handono
Bagikan Artikel Ini